Lewati ke isi halaman
Kiddles — Kids Learning Chinese

Tentang Kiddles

11 tahun mengajar anak Indonesia berbahasa Mandarin

Dimulai dari satu ruang kelas di Bogor pada 2015, dengan satu keyakinan sederhana: anak yang menikmati kelasnya akan datang lagi minggu depan — dan konsistensi itulah yang menentukan hasil.

11
Tahun beroperasi
6
Cabang
66
Ulasan Google
39.000+
Pengikut Instagram
Yuniardi Trisna, Business Founder Kiddles

Pendiri

Yuniardi Trisna

Business Founder

Membangun kariernya di HM Sampoerna, tempat ia menjabat sebagai CFO dan kemudian Commissioner, sebelum memutuskan membangun Kiddles pada 2015.

“Bisnis dibangun dari angka dan cerita — angka menjaga kejujuran, cerita menjaga pergerakan.”

Cara berpikir itu terbawa ke ruang kelas. Kemajuan setiap murid ditinjau dan dilaporkan — itu bagian angkanya. Dan setiap kelas dibangun di atas lagu, permainan, dan cerita — itu bagian yang menjaga anak tetap ingin datang.

Perjalanan Kiddles

  1. 2015

    Ruang kelas pertama di Bogor

    Kiddles dimulai dari satu lokasi di Tanah Baru, Bogor Utara. Di sinilah kurikulum dan metode Kiddles disusun, diuji, dan diperbaiki langsung di depan murid.

  2. 2019

    Sertifikasi resmi pertama

    Kiddles menyelenggarakan ujian HSK dan YCT pertamanya pada 26 Oktober 2019 — murid-murid mulai mengukur kemampuannya dengan standar yang diakui internasional, bukan hanya penilaian internal.

  3. 2024

    Sentul City dan Jawa Tengah

    Cabang Sentul City dibuka, disusul kehadiran Kiddles di Semarang, Bekasi, dan Kudus — seluruhnya dengan pengajar yang melewati proses pelatihan dan sertifikasi internal yang sama.

  4. 2025

    Cibubur dan penghargaan ASEAN

    Cabang Cibubur dibuka pada 26 April 2025, di tahun yang sama Kiddles menerima 3.0 ASEAN No.1 Award dari Trends Summit — sekaligus menandai sepuluh tahun perjalanan Kiddles sejak 2015.

Cara kerja yang dijalankan di setiap cabang

  • 1

    Fun Learning

    Anak yang menikmati kelasnya akan datang lagi minggu depan tanpa perlu dibujuk. Karena itu setiap pertemuan di Kiddles punya unsur permainan, musik, atau aktivitas yang melibatkan gerak — bukan sebagai selingan, tetapi sebagai cara materinya disampaikan.

  • 2

    Metode Montessori

    Pendekatan Montessori menempatkan anak sebagai pusat: ia memilih, mencoba, dan menemukan sendiri, dengan guru sebagai pendamping. Hasilnya bukan hanya kosakata yang bertambah, tetapi juga kemandirian dan daya fokus yang terbawa ke pelajaran lain.

  • 3

    Certified Teachers

    Menguasai Bahasa Mandarin dan mampu mengajarkannya kepada anak adalah dua keterampilan yang berbeda. Setiap pengajar Kiddles melewati pelatihan dan sertifikasi internal sebelum memegang kelas, sehingga cara mengajarnya konsisten di seluruh cabang.

  • 4

    Good Facilities

    Ruang kelas Kiddles dirancang tematik dan dijaga kebersihannya, dengan area bermain yang membuat anak betah menunggu maupun beristirahat. Lingkungan yang nyaman membuat anak lebih mudah berkonsentrasi selama enam puluh menit penuh.

  • 5

    Goal Driven Course

    Setiap kelas berjalan di atas rencana pelajaran yang disusun untuk kelompoknya, dan kemajuan tiap siswa ditinjau secara berkala. Orang tua tidak perlu menebak-nebak: perkembangan anak dilaporkan, bukan diasumsikan.

Pengakuan dari luar

3.0 ASEAN No.1 Award 2025

Trends Summit

Pengakuan tingkat ASEAN atas pertumbuhan dan kualitas program Kiddles.

Sekolah partner

  • Kinderfield
  • Intercultural School of Bogor
  • Sekolah Pelita Harapan

Ketiganya mempercayakan program Bahasa Mandarin di lingkungan sekolahnya kepada Kiddles.

Coba dulu satu kelas, gratis

Trial Class Gratis tidak dipungut biaya apa pun dan tidak mengikat. Anak Anda mengikuti satu sesi kelas sungguhan, sehingga Anda berdua bisa merasakan sendiri suasananya sebelum memutuskan.

Chat WhatsApp